Siang harinya, sepulang dari Hotel, saat aku sedang berjalan masuk ke dalam rumah. Pak Parjo—penjaga rumahku menghampiriku dan mengatakan ingin mengobrol sebentar denganku, kuanggukan kepalaku untuk menyetujui permintaanya lalu kami—aku dan Pak Parjo, duduk di teras depan rumahku. Dari wajahnya, kepanikan itu terlihat sekali ada. Mungkin dia ingin mengatakan hal yang penting denganku namun aku tidak bisa menebak hal apakah itu karena jujur saja tidak biasanya dia bersikap seperti ini, Pak Parjo yang kukenal adalah orang yang senang sekali bercanda sekalipun dia dalam kondisi yang tidak baik-baik saja lalu kenapa saat ini dia bersikap seperti sekarang ini? Apakah dia akan berbicara tentang kejadian kemarin malam? Saat aku sendiri tidak tahu kenapa Ibuku tiba-tiba terjatuh? Kalau iya, apa y

