Labirin Manusia Gagal : 44

3370 Kata

“Pergi semangat sekali, kenapa pas pulang lemes banget. Bang?” Sontak aku mengalihkan pandangan kepada sosok yang baru saja keluar dari dalam kamarnya, Ibuku menatapku sembari tersenyum. Kulihat jam yang melingkari pergelangan tanganku, ah. Rupanya masih jam tujuh malam, pantas saja beliau tidak disibukan dengan kutipan-kutipan dari buku-bukunya karena rupanya ini belum jamnya beliau membaca buku. Karena itu, alih-alih meneruskan langkah kakiku untuk masuk ke dalam kamar, aku malah duduk di ruang tv. Dengan susah payah, dan dibantu oleh pembantuku Ibuku menghampiriku duduk di ruang tv. Semoga saja malam ini topiknya bukan Vannesa, ya? Kalau sampai topik Vannesa lagi yang muncul, aku tidak tahu harus kabur kemana lagi. Urusanku hari ini sudah beres, aku sudah tahu harus apa aku selanjutny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN