Labirin Manusia Gagal : 39

793 Kata

“Gimana kabarnya Vannesa, Bang?” Aku hanya tersenyum menjawab pertanyaan Ibuku itu, pagi ini kami sedang duduk-duduk santai saja di teras rumah. Menikmati udara pagi dengan ditemani secangkir teh manis hangat dan semangkuk bubur yang sudah habis isinya, sungguh nikmat rupanya pagiku hari ini. Kalau pagi kalian hari ini, bagaimana? Tadinya aku berniat ingin langsung pergi saja, tapi Ibuku bilang aku harjs duduk dulu menemaninya karena sudah lama katanya kami tidak berbincang-bincang. Dari hari pertama Adikku —Fadhil, datang ke rumah ini sampai dia sudah pulang kembali ke Yogyakarta kemarin aku benar-benar tidak melakukan percakapan apapun dengan Ibuku. Hari-hariku belakang ini dipenuhi dengan agenda balas dendam saja. Aku saja sampai-sampai tidak punya waktu untuk diriku sendiri padahal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN