Labirin Manusia Gagal : 47

2592 Kata

“Mama, 'kan?” aku bertanya. Ibuku tidak menjawab. Dia malah menatapku sebentar kemudian pura-pura sibuk membaca buku lagi, padahal baru saja aku melontarkan kecurigaanku padanya. Seharusnya dia berpura-pura terkejut dan bingung saja kali ini agar aku tidak cepat menyimpulkan bahwa ya dia memang orangnya, orang yang melindungi Vannesa sehingga Vannesa bisa bersikap semena-mena kepadaku. Aku heran, padahal dalam segi apapun aku tidak bisa melihat hal apa yang bisa Ibuku lakukan sehingga Vannesa mau berlindung kepadanya. Oh, bukan Vannesa yang berlindung padanya melainkan Ibuku lah yang melindungi Vannesa dengan sukarela. Kenapa? Apa dia percaya juga jika anaknya ini bisa membunuh seseorang? Aku menghela napas panjang. “Kenapa Mama lakuin itu?” Setelah meninggalkan Vannesa dengan para prem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN