Aku masuk ke dalam ruang inap Vannesa karena hari ini dia boleh dikunjungi sebelum nanti sore ia akan dibawa ke kantor polisi untuk tindakan lebih lanjut mengenai kepemilikan narkoba. Di dalam ruangan ini hanya ada aku dan Vannesa, diluar ada dua orang polisi yang berjaga sedangkan Vinka, Tante Riska dan juga Sarah mereka sedang pergi. Katanya akan menemui seseorang, dan aku dimintai untuk menjaga Vannesa sebentar sampai mereka kembali. Yasudah, aku menerima saja permintaan tolong Tante Riska tersebut karena memang banyak hal yang ingin aku ketahui dari Vannesa. Mumpung dia sudah sadar, dan kondisinya bisa dibilang bagus jadi aku akan menanyakan banyak hal kepadanya. “Udah enakan?” tanyaku, sambil menduduki kursi di sebelah tempat tidurnya. Saat aku masuk tadi Vannesa sedang melamun, aku

