“Gimana keadaan Vannesa, Tante?” “Dia baru siuman, masih diintrogasi sama polisi di dalam. Kamu gimana? Udah selesai?” Aku memasang wajah cemas dan menyesal saat menghampiri Tante Riska di depan ruang rawat inap Vannesa. Di kanan dan kiri pintu masuk kamar inap Vannesa ada dua oranc polisi yang berjaga, dan di dalam Vannesa sedang diintrogasi mengenai kepemilikan ganja. Sedangkan aku hanya ditanyai tentang kenapa tabrakan itu bisa terjadi dan aku menjawab bahwa aku sedang bertengkar dengan Vannesa, dia memaksa aku untuk menghisap ganja tersebut dan aku tentu menolak. Saat Vannesa sedang akan melakukan sebat 420 di dalam mobilku aku bertengkar dengannya lalu hilang kendali dan tabrakan itu terjadi. Seharusnya ini bukan masalah besar, Vannesa masih bisa bebas dengan uang jaminan dan harus

