Labirin Manusia Gagal : 63

1002 Kata

"Tumben, Mas?" Aku buru-buru tersenyum lebar saat Mbok Putri memergoki keberadaanku di dapur, aku menghampirinya sambil menerka-nerka kira-kira makanan apa yang bisa aku racuni? Racunnya sudah ada di kantong celanaku, aku hanya tinggal menaruhnya saja pada salah satu makanan yang dimasak oleh Mbok Putri tapi kenapa rasanya berat sekali, ya? Mbok Putri sebenarnya sudah selesai memasak, dia sedang menyiapkan makanan yang sudah ia masak di atas piring baru dia akan membawa piring-piring itu ke meja makan. Aku tidak pusing masalah bagaiaman aku akan menaruh racun ini pada salah satu makanan yang ada di hadapanku ini tapi yang aku pusingkan saat ini adalah masalah yang akan aku hadapi saat sudah menaruh racun ini dengan sadar di makanan-makanan itu. Aku hanya tidak ingin gegabah saja makannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN