Setelah seharian rumah ini disibukkan oleh kembalinya Edgar dan yang lain, kini, makan malam kali ini menjadi momen yang mereka tunggu-tunggu. Semua orang hadir di sini, kecuali Rose. Hari ini Rose sangat semangat menyambut kepulangan Edgar sehingga ia terlalu lelah dan tidur lebih awal. Lynelle tak tega menahan anak itu terlalu lama. "Edgar! Kau yakin tanganmu tak mengalami komplikasi apa pun?" tanya Lynelle, melihat lengan kiri lelaki itu yang dibalut perban. Meskipun Edgar bisa menggerakkan tangan kanannya dengan bebas untuk aktifitas dasar seperti makan dan sejenisnya, tetapi tak dipungkiri lengan kirinya tertahan dan itu pasti membuatnya tak nyaman. "Tidak. Nanti juga pulih!" Edgar tersenyum hangat. Dia mengecup lembut kening Lynelle, menyalurkan ekspresi cinta. Felton menatap mu

