Aiden menatap Anggita lekat-lekat. Tubuh wanita itu hanya di tutupi oleh piyama tipis. Bahkan Aiden sudah sangat tahu apa yang ada di balik piyama tipis itu. Kesukaan Aiden. Aiden diam-diam tersenyum mengingat apa yang telah mereka lakukan beberapa waktu yang lalu. Anggita selalu berhasil membuatnya terlepas dari siksaan. Walau wajah Adelia yang melintas saat dia mencapai pelepasannya. Adelia Whalen. Kenapa harus wanita itu? “Kamu nginep?” tanya Anggita. Wanita itu menyesap wine-nya perlahan. Penuh penghayatan. Namun tatapannya sepenuhnya tertuju pada Aiden. Orang yang selalu mengabulkan apapun keinginannya. “Aku harus kembali ke apartemen,” jawab Aiden dengan santai. Selalu seperti ini. Setelah melakukannya. Aiden tidak pernah tinggal. Pria itu selalu kembali ke apartemenny

