Bab 32

1316 Kata

Kita tak bisa sempurna dalam banyak hal. Namun ada beberapa hal yang tak sempurna tanpa kita. Contohnya perasaan cinta ini. Beberapa saat berbincang dengan Umi, membuat Kiki mulai mengerti tipe seperti apa perempuan paruh baya di depannya ini. Wajahnya masih terlihat cantik, walau Kiki tebak usianya sudah diatas kepala lima. Senyuman di bibir Umi memang tak lepas semenjak Kiki hadir, semakin menambah penilaian baik dari Kiki. Lalu entah kenapa Kiki langsung terasa nyaman dengan perempuan itu. Pantas saja Wahid bilang bila ibunya mirip sekali dengan Nada. Dan memang benar kenyataannya. Umi tak bisa berhenti bicara, ada saja topik yang dia angkat hingga Kiki lupa akan kegugupannya. "Jadi kapan?" ucap Umi tiba-tiba saja setelah percakapan panjang mereka semua. Wahid melirik Kiki, meminta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN