Chapter - 35 ✓

1439 Kata

"Pagi Yah, Bun!" Hari terus berganti, bukankah itu artinya dia juga harus merubah suasana hatinya? Jangan salah, ucapan Fabian saat itu sukses mempengaruhi pikirannya. Sukses mengisi ruang kosong di benaknya, membuat dia tak henti-hentinya memikirkan ucapan itu. Dan hatinya semakin berkecamuk, antara membenarkan atau mencoba tak percaya kembali. Namun, cukup lama otaknya berkecamuk. Dia sekarang tahu, apa yang harus dilakukannya. Bunda menatap Pelangi dengan senyuman lebar, akhirnya Pelangi kembali bersinar. "Semangat banget nih, udah balik lagi ya?" Tanya Bunda, dia menaik-turunkan alisnya menatap Pelangi yang sudah tersenyum lebar. "Balik apaan, Bun?" "Ya, kamu." Pelangi terkekeh. "Lah, emangnya aku darimana. Aku disini-sini aja kali, bun." Jawab Pelangi, dia menyuapkan roti co

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN