Bunda terdiam menatap pintu kamar Pelangi, dia menghela napas kasar sebelum kemudian tangannya terulur mengetuk pintu tersebut. "Pe, kamu gak sekolah?" Tanya bunda lembut. Entah kemana kemarahannya seperti biasa saat Pelangi susah sekali di bangunkan. Tapi, melihat bagaimana keadaan Pelangi kemarin sepulang sekolah, dia yakin sedang ada permasalahan yang dialami putrinya itu. Seorang ibu bisa merasakan apa yang anaknya rasakan. Pelangi mengeratkan selimut yang masih membungkus sebagian tubuhnya, dia menghapus air mata yang masih mengalir dari matanya, sebisa mungkin membuat suaranya terdengar biasa saja. Dia berbaring membelakangi pintu kamar, menatap jendela kamarnya yang sudah terbuka lebar sejak tadi. "Enggak, bun. Aku lagi gak enak badan, kayaknya libur dulu deh." Jawab Pelangi,

