“Devano Alexa,” dikte Jhon ketika melihat nama dari kartu tanda pengenal pria yang ada di samping. Jhon memanggil pelayan, membayar minumannya yang sudah dipesan, tetapi tidak sudi membayar minuman serta makanan pria bernama Devano itu. “Bayar!” suruh Jhon melirik ke arah Devano. “Dompetku denganmu,” jawabnya menunjuk ke arah plastik hitam di tangan Jhon. Devano diperbolehkan memegang bendanya sendiri kemudian membayar makanan serta minuman miliknya. “Aku tidak mau memanjakan penjahat,” kata Jhon. “Aku bukan penjahat! Mahesa yang mencuri,” sahut Devano. “Ah, sama saja! kau juga minta bagian.” Jhon memaksanya ikut dan kedua tangan Devano segera diborgol. Pria itu memberontak. “Aku bukan penjahat!” “Ikuti saja aturannya, akan kubuka ketika kita tiba di kantor polisi terdekat,” ujar

