Sinar mentari pagi menelusup masuk melalui celah jendela, dua remaja yang sedang di mabuk cinta itu masih terlelap dalam tidurnya. Saling memeluk dan memberikan kehangatan satu sama lain. Keduanya benar-benar menikmati kebersamaan mereka kali ini, karena besok mereka sudah tak bisa lagi bersama seperti biasanya. Terdengar suara ketukan pintu dari luar, sang gadis yang lebih dulu mendengar langsung menggeliatkan tubuhnya. Lalu membuka matanya, mengerjap beberapa kali lalu tersenyum saat pemandangan pagi ini kekasih yang sangat ia cintai. Zelin mencoba melepaskan pelukan tangan Vathan, namun sepertinya lelaki itu enggan melepaskan gadis cantik yang berada dalam pelukannya. "Kava awas dulu sebentar, itu ada yg ketuk pintu." Mendengar kalimat dari Zelin, Vathan langsung melepaskan pelukan ta

