Pukul sembilan pagi, Vathan dan Zelin sudah kembali kerumah. Saat memasuki rumah, ia melihat Ibunya bersama dengan Livia dan Rama sedang sarapan. Keduanya langsung menyalami dan mencium punggung tangan Maya. Keduanya benar-benar menghabiskan waktu bersama mengelilingi Ibu kota tanpa arah tujuan yang pasti, tetapi itu hal menyenangkan bagi mereka, karena bisa menghabiskan waktu bersama. "Zelin kurang tidur ya? Matanya sayu gitu," Tanya Maya menatap tunangan putra sulungnya. "Iya Bu, ngantuk," Jawab Zelin lemas. "Udah sarapan? Kalau belum, sarapan dulu terus tidur, Abang sih ngajak anak Ibu begadang aja. Gak ada kerjaan banget, bukannya istirahat dirumah." Omel Maya pada Vathan. "Zelin udah sarapan Bu, ya udah sayang kamu ke kamar aja duluan, nanti aku nyusul" Vathan yang menjawab pertan

