Ternyata benar, orang yang memiliki peluang terbesar untuk menyakiti adalah justru orang-orang terdekat. Orang yang paling gampang mengecewakan, adalah dia yang selama ini berada di sekitar kita. Dia yang selama ini selalu berdiri bersama, berbagi udara yang sama, bahkan langit rumah yang sama. Dia pula yang membuatku kecewa dan sakit hati, dengan sangat mudah. Asrul. Untuk kesekian kalinya, aku merasakan kecewa yang luar biasa karena anak itu. Ya, walau laki-laki yang berada di depanku saat ini, adalah Asrul versi entah berapa tahun yang akan datang, tapi dia tetap Asrul. Orang yang selama ini kupercaya, dan sedang mencoba kembali kupercayai walau kepercayaan itu sempat hilang dariku. "Asrul, kamu ...." "Ya! Ini aku. Aku yang sudah menunggu sangat lama untukmu, tapi kamu tidak pernah

