"Mereka akan pulang ke Banjar. Apa yang harus kita lakukan?" Dari ruang dapur, aku mendengar seorang sedang membicarakan sesuatu. Dan salah satunya menyebut nyebut kata Banjar. Banjar? Apa mungkin, yang sedang mereka bicarakan itu aku? Aku mencoba mencari sumber suara. Tapi beberapa hari ini, pendengaranku agak menurun. Sebentar sebentar bisa mendengar bunyi yang sangat kecil, dan bahkan sangat jauh. Tapi sebentar sebentar, pendengaran itu juga kabur. Seperti ada angin yang membawa pergi jauh-jauh gelombang suara yang seharusnya menghampiri indra pendengaranku. Dari jendela dapur, aku melihat seseorang berdiri di depan gerbang. Dia memakai jeans hitam dan jaket hitam, juga topi hitam lengkap dengan kain yang melingkar di leher dan menutup sebagian wajahnya. Dia juga menggunakan kaca ma

