Hidden Mozaik

932 Kata

“b******k! Jangan mengganggunya dengan lelucon receh seperti itu!” Asrul merebut ponsel di tangan Ayas lalu segera menonaktifkannya. “Itu bukan lelucon, aku hanya ingin melindunginya.” “Melindunginya katamu? Dari apa? Kamu hanya sedang membangun tembok semakin tinggi antara dirinya dengan dunia luar, kamu hanya akan membuatnya semakin terkurung dengan kecurigaannya dan membangun rasa tidak percayanya pada orang lain.” Asrul mendesis sebal, dia hendak membanting ponsel itu tapi urung. “Aku akan menyimpannya.” Asrul membalik tubuh bersiap meninggalkan Ayas, tapi dia kembali berhenti. “Kalau kamu benarbenar peduli padanya, lindungi dia dari kakakmu. Satu-satunya orang yang paling patut dicurigai adalah kakakmu sendiri. Jangan membuat Jea berpikiran buruk tentang orang-orang yang tidak bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN