Siapa sih orang yang nemu puzzle? Kan kalau gak ada yang nemu, gak bakal ada teka-teki kayak gini. Eh, emang puzzle teka-teki, ya? Adinda Syifa Nayara *** "Dinda yakin mau pulang sekarang? Nanti Dinda sendirian lho dirumah." Sejak tadi, Tante Bella terus-menerus membujukku agar tinggal lebih lama. Semenjak malam tadi, pandanganku berubah total terhadap Tante Bella. Ternyata wanita bermuka dua. Lagipula apa untungnya dia kalau aku di sini, bukankah beliau sendiri yang merasa kerepotan atas kehadiranku? Aku yang sedang membereskan meja makan tak sedikitpun meliriknya, jujur aku masih kesal dengan kejadian semalam. "Gak apa-apa, Tan. Nda juga kan bisa ke rumah sakit jenguk Bunda." "Jangan!" Tante Bella memekik seraya memegang tanganku sontak aku merasa terkejut, nyaris saja piring kaca

