Sedangkan Aldo terlihat berjalan kesana kemari, bingung memikirkan bagaimana nasib Rena nanti. Pasti banyak yang menjadikan ia sebagai bahan olokan, memberikan hinaan atau bahkan banyak yang mencaci makinya. Rena bilang bahwa ia baik-baik saja dengan ini semua. Tapi Aldo yakin, semakin lama ia akan semakin tertekan dengan keadaan ini. Ia harus mengambil keputusan, jika Aldo diam artinya sama saja menyakiti hati Rena dan ia adalah seorang pengecut. Kemudian ia bergegas mencari kekasihnya itu. Berharap Rena tak menghindarinya dan menyelesaikan masalah ini secepatnya . Tapi sebelum ia beranjak dari tempat duduknya, terdengar suara ketukan. Senyum cerah terpancar dari wajah Aldo. Tapi naas, yang mengetuk pintu bukanlah orang yang ingin ia temui saat ini melainkan guru honorer yang menyampaik

