23 Bunyi televisi yang cukup kencang, menyambut Raveena yang baru keluar dari kamar mandi. Dia berpindah ke ruang servis untuk menjemur handuk, kemudian melenggang ke pantry. Raveena membuat minuman hangat untuk dua orang, lalu mendatangi lelaki berkaus hitam di sofa depan televisi. Raveena meletakkan kedua cangkir ke meja, sebelum duduk di sebelah kiri Max. Raveena melipat kedua kakinya, lalu meraih ponsel dari tas di meja. Dia baru hendak menyalakan ponsel, ketika benda itu diambil Max dan diletakkan ke ujung sofa.. "Mama nanya, kamu mau antaran apa," cakap Max sambil memandangi perempuan berbaju krem. "Antaran apa?" tanya Raveena. "Buat acara Sabtu nanti." "Kata Ibu, cukup bawa kue dan buah aja." Max mengerutkan dahi. "Enggak minta baju atau perhiasan?" "Itu buat acara

