15 Selama beberapa hari berikutnya, Raveena tidak berjumpa dengan Max. Pria itu tengah dinas ke Singapura, dan sama sekali tidak menelepon ataupun mengirimkan pesan. Hal itu menyebabkan hati Raveena gundah. Dia menduga bila Max sengaja menjauhinya, seusai insiden ciuman malam itu. Hingga mendekati penghujung minggu, Max sama sekali tidak menghubungi Raveena. Demikian pula sebaliknya. Bahkan Raveena juga tidak berani menanyakan kabar tentang Max, pada Bhavana. Sore itu, Raveena baru keluar dari lift di lantai satu, ketika seseorang memanggilnya dari belakang. Raveena menghentikan langkah dan terdiam sesaat, sebelum memutar tubuh untuk berhadapan dengan pria, yang belakangan hari mengusik pikirannya. "Hai," sapa Max. "Hmm, Mas kapan pulang?" tanya Raveena, tanpa menyahut sapaan p

