14 Aroma harum masakan menguar di seputar mansion milik Max. Pria itu merapikan hidangan di kedua piring, lalu memindahkannys ke meja pantry. Raveena membuka oven untuk menarik wadah kaca tahan panas. Dia mengalihkan benda itu ke meja pantry, sebelum melepas celemek dan menggantungkannya ke dekat lemari. Raveena melirik Max yang tengah jalan menuju kamar utama. Gadis itu menyiapkan minuman hangat buat dirinya. Kemudian Raveena bergegas memasuki kamar tamu, yang berseberangan dengan pantry. Hampir tiga puluh menit berselang, kedua orang tersebut telah berada di sofa. Mereka menikmati hidangan sambil menonton televisi, dan tidak saling bicara sedikit pun. Dering ponsel dari kamar utama, menjadikan Max menghentikan aktivitas. Dia berdiri dan jalan memasuki ruangan itu, tanpa menutup pi

