Bara api yang memercikkan kehangatan itu menjadi teman perjalanan Magnus dan rombongan kecilnya. Di pinggir api unggun itu Magnus mengulurkan tangannya, meraih seluruh kehangatan untuk tubuhnya. Perjalanannya kali ini benar-benar terasa sangat berbeda. Biasanya ia melakukan perjalanan dalam rangka menyelesaikan tugasnya bersama dengan Lukas dan situasinya tidak secanggung ini. Kali ini, perjalanannya ditemani oleh Ilias yang sekarang menjabat sebagai kepala biro penyidik kerajaan sekaligu pria yang tampaknya sangat membencinya hingga ke inti tubuhnya itu bukan hal yang mudah. Sepanjang perjalanan, Ilias seperti menganggap Magnus tidak ada, ia hanya bicara pada anggota rombongan yang lain dan sepenuhnya mengabaikan Magnus. Bukan karena Magnus ingin mendapatkan perhatian dari Ilias, dia ba

