Bag. 52

1635 Kata

Fresya menutup kopernya. Gadis 22 tahun itu menghela napas setelah berhasil mengemasi barang-barangnya yang akan ia bawa pulang ke kediaman asalnya, Vietnam. Negara di mana ia dilahirkan dan dibesarkan. Negara yang menjadi tempat tercintanya untuk kembali pulang hanya demi bertemu dengan teman-temannya. Bukan keluarganya. Karena bagi Fresya, tidak ada yang namanya keluarga. Semua hanya orang asing yang saling mencintai lalu pergi ketika merasa dirinya sendiri sudah bosan dengan permainan yang dinamakan pernikahan. Mungkin itu adalah salah satu alasan kenapa Fresya selalu memilih berpacaran dan tidak berkomitmen. Seperti pada Jonathan dulu. Lelaki itu beberapa kali pernah meminta agar Fresya menikah dengannya dan melanjutkan hidup, sayangnya Fresya mneolak dengan mengatakan jika ia masih t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN