“Bisa-bisanya gua satu gedung apartemen sama mantan Jo? Gak tau apa kalau damage dia itu gak bisa ditandingin sama apapun?” Angga menggeram kesal seraya memasukan baju-bajunya ke dalam lemari. Bibirnya terus menggerutu, menemani malamnya yang kini terdengar lebih sepi. Lemari berwarna hitam itu akhirnya penuh dengan baju dan juga barang-barang lainnya yang Angga taruh dengan rapi di dalamnya. Beberapa laci juga sudah terisi dengan barang-barang Angga. Ia benar-benar pindah. Setelah masuk ke dalam, Angga mendapat pesan dari Papanya jika dia harus mencoba tinggal sendiri kurang lebih 3 bulan lamanya. Dan itu semua jelas terlepas dari kemarahan sang mama. Itu semua memang rencana Farhan agar ia tinggal sendiri. Ya, kalau dipikir-pikir, Angga memang tidak pernah tinggal sendiri selama 23 tah

