“Ya, aku tahu video itu mungkin sudah ditonton ribuan kali sekarang.” Aku lemas seketika. “Kamu tahu?” Varell mengangguk. “Aku minta ma’af soal itu.” “Kamu sengaja menyebarkannya?” tanyaku seakan tak percaya. Apa-apaan ini? Varell kembali mengangguk. “Kenapa?” “Karena aku ingin memilikimu.” Kalimat itu seperti sambaran petir yang aneh di dadaku. Karena Varell ingin memilikiku? “Karena aku ingin memilikimu seperti Leon memiliki Alena.” Aku menatapnya diam tanpa tahu harus berkata apa dan bagaimana. Kami saling bersitatap dalam waktu yang cukup lama hingga Olivia masuk dan memecah tatapan kami. *** Aku tak pernah berpikir sejauh itu. Sejauh Varell menjebakku dengan menciumku di depan umum dan menyebarkan video ciuman it

