THIRTY FIVE

1877 Kata

"Hai." Wanda mengontrol ekspresi wajahnya saat mendapat sapaan singkat dan manis itu. Sebisa mungkin menahan kedua sudut bibirnya yang hampir saja tertarik ke atas. Ia tak ingin menyerah dan jatuh begitu saja pada pesona pria berkulit putih pucat yang berdiri di hadapannya itu sekarang. Memang benar, Wanda sudah memutuskan memaafkan Arga . Walaupun pada dasarnya pria itu memang tidak bersalah. Semua terjadi murni karena kesalah pahaman. Dari penyebab mengapa Arga tak menghubungi Wanda hingga insiden telepon itu. Semua sudah dijelaskan secara terperinci. Keduanya juga sudah saling mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Apa yang terbersit di dalam pikiran dan benak mereka ketika tak saling bertukar kabar dan tak bertatap muka selama dua minggu. Semuanya. Dan kini, atmosfer yang mereka ras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN