Sanya berbalik dengan gemulai melepas dalaman bagian atas berharap Oase tergoda tapi Oase memilih untuk memejamkan matanya, spontan yang dia pikirkan adalah menghilang dari sana, tapi kekuatan Sanya menguncinya sehingga dia tidak bisa pergi kemanapun. "Sial! Namo tolong aku!" Oase berkata lirih tapi panggilan itu tersampaikan karena Namo mengingat pesan Oase waktu itu. Dalam hitungan detik, Namo datang tepat di belakang Sanya yang masih melepas bajunya, Namo menutup mulutmu, dia menghampiri Oase yang ada di atas tempat tidur, Oase memberi kode untuk membawanya pergi sebelum Sanya berbalik, Namo spontan memegang pundak Oase dan mereka pun menghilang dari sana. Oase dan Namo sampai di rumah dewa, Oase membungkuk memegang lututnya yang terus gemetar sambil melegakan nafasnya yang tersendat

