Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka sedikit, pertanda Urvilla sudah selesai mandi. Mendengar suara pintu, Oase sudah bersiap untuk beranjak dari tempat duduknya. Dia sudah mengambil penutup mata dan memakainya lalu mendekat ke pintu kamar mandi Urvilla. “Kamu jadi tanggap sekali,” komentar Urvilla. “Ini terakhir kalinya aku membantumu dalam hal ini, aku akan mencari cara agar kamu bisa memakainya sendiri, tanpa bantuanku.” Jelas Oase. “Baiklah, baiklah, sekarang masuklah karena aku sudah kedinginan.” Urvilla langsung menarik tangan Oase untuk masuk ke dalam kamar mandi. “Kamu ini, kenapa tidak bisa pelan menarikku?” “Habis, kamu juga sangat lama. Aku sudah siap sekarang pasangkan pengaitnya, ulurkan tanganmu!” Urvilla meraih tangan kiri Oase. Setelah genggaman tangan dari Urvilla, Oa

