“Jangan menuduhku macam-macam!Aku tidak bisa melihat apapun,” Oase mulai gemetar. “Ya, baiklah!” Urvilla ikut tegang, dia menutup matanya. Sial!jantungku tidak bisa bersahabat, Oase mulai kualahan bernafas. Oase mengayunkan tangan kanannya ke sebelah kanan tubuh Urvilla, hingga dia menyentuh bagian atas pinggang Urvilla. Dia meraba pelan ke atas untuk mendapatkan pengait kanannya. Dia gemetar, apa dia juga gugup? Tanya Urvilla dalam hati. Urvilla merasakan merinding yang tidak bisa di jelaskan, matanya terbelalak ketika jemari Oase menelusuri area pinggang keatas. Urvilla sampai menahan nafas, hingga akhirnya Oase berhasil mendapatkan pengaitnya. Tangan Oase sedikit gemetar, dia mulai menyatukan kedua pengaitnya, tangan Oase mulai berkeringat, Ini adalah hal terparah yang pernah aku ra

