“Kenapa kamu diam?” Urvilla langsung sadar setelah Oase bertanya lagi, “Ah, bahuku baik-baik saja!Apa kamu bisa berdiri?” “Iya aku bisa,” “Maaf, kamu bisa duduk di sofa!” Urvilla tiba-tiba pergi meninggalkan Oase, dia masuk ke dalam kamarnya lalu mengambil kotak obat. Dia minta maaf?Kenapa dia terlihat sangat labil? Oase bergumam dalam hati cukup terkejut dengan ucapan Urvilla barusan, Oase beranjak dari posisinya lalu kembali ke sofa, dia melihat memang ruangan itu sedikit berantakan dan terlihat basah, Mungkin dia marah, karena bahunya sakit dan tidak bisa membersihkan ruangan ini, aku memang tidak pernah peduli dengan hal seperti ini, tapi kenapa ada rasa tidak tega?Apakah hatiku mulai tergerak seperti manusia? Oase melihat ke arah luar jendela, Saljunya kembali, butirannya terl

