Bab 9 Ahirnya

334 Kata
  Akhirnya Senja dan Killa masuk kedalam rumah yang begitu mewah, Killa dan Senja begitu mengagumi bangunan yang ada dihadapannya, bagai mana tidak mengaguminya karena bagian samping kanan dan kiri jalan menuju rumah ada tanaman bunga tabebuya berwana pink yang mekar bersamaan jika masuk serasa berada di Korea. " Yaampun ini indah banget serasa aku pergi ke Korea " ujar Killa yang begitu mengagumi bunga itu. " Bener Kil, indah banget " timpal Senja " Pak ini mana- nya bunga apa kok bagus banget sih kayak bunga sakura " tanya senja " Ohh itu bunga tabebuya " jawab Alan, " Silahkan duduk, kaliam mau minum apa ? " tambah- nya " maksih pak, enggak usah repot - repot pak langsung ke intinya aja " Jawab Senja " Oke Oke, ada keperluan apa kamu kerumah saya ? " tanya Alan " Jadi gini pak karena kesalah pahaman yang dibuat bapak karena bapak nuduh saya menculik anak bapak saya dipanggil rektor kampus karena dikira saya melakukan kriminal, nah jika saya tidak menunjukkan bukti bahwa saya nggak melakukan penculikan jadi bapak harus membersihkan nama baik saya dan menjelaskan kepada rektor kampus agar saya nggak di DO pak bapak mau kan ? , kalo bapak nggak mau membersihkan nama baik saya dan menjelaskan kepada rektor kampus saya akan melaporkan kasus itu, biar bapak dipenjara sampek tua dan nggak ada perempuan yang mau sama bapak " " Saya nggak mau " jawab Alan " Pokoknya bapak harus mau, masak bapak tega sih saya ini mau lulus pak " ujar Senja dengan memelas " Bapak mau kan ? " tambah - nya " Iya saya mau, besok jam berapa saya kesana ? " " Jam 8 pak, bapak bisa kan ? " " Iya saya bisa " Karena Senja sangat senang karena pak Alan mau dan beban yang ditanggung selama 3 hari terangkat begitu saja, tak sengaja Senja memeluk Pak Alan karena saking senang-nya, dan mereka tak tau ada yang melihat kelakuan mereka. " Apa yang kamu lakukan Alan ? "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN