Bab 8 pencarian

437 Kata
Tak terasa malam begitu cepat matahari telah menunjukkan sinarnya , semua orang telah nelakukan kegiaantannya namun sosok perempuan tersebut masih nyaman tidur dikasunya dan enggan untuk bangun, karena Senja baru bisa tidur jam 3 pagi karena memikirkan nasib- nya kedepan jika nggak menemukan Reno. Tok........tok.......tok "Ihhh siapa sih pagi - pagi udah berisik aja" grutu Senja, walau mengerutu Senja tetap membukakan puntu " Senja kamu gimana sih kok baru bangun nggak tau apa ini udah jam 8, katanya mau cari Reno " kata senja dengan muka garang - nya " Iya Kila kita jadi cari Reno sekarang tapi aku mau mandi dulu ya " Akhirnya senja sudah sekesai mandi dan sarapan, ohya tadi kila juga bawa sarapan jadi gak usah masak tinggal makan aja. Akhirnya Senja dan Kila memutuskan untuk keliling disekitaran perumahan deket kampus Senja. " Ohya kamu ingat gak mukanya bapak - nya Reno " ucap kila, dan senja mulai mengingat - ingat wajah bapak - nya Reno " emm, ohiya aku ingat tapi sedikit, jadi ciri - cirinya itu orang nya tingginya sekitar 180, kulit putih, wajahya ganteng, memiliki mata hitam legam, dan kalo nggak salah nama nya itu pak Alan Hermawan, ya itu nama nya Alan Hermawan" ujar Senja " kalo dilihat sih kayak nggak asing dengan nama itu, siapa ya !! " gumam Kila sambil ngetuk - ngetuk telunjuknya didagu seolah - olah lagi berpikir keras. " Ohya dia itu rumahnya satu komplek dengan rumah aku Sen " " wah kalo gitu ayo kita datangi rumanya Kil " ujar Senja dengan semangat 45 " Iya ayo brangkat " ujar kila sambil tangan - nya memukul kepala motor kayak situkang ojek dichanel tv RCTI. Tak terasa Senja dan Kila menempuh jarak yang lumayan jauh dan sekarang kereka sudah berdiri didepan rumah yang memiliki pagar yang tinggi dan kokoh, ya rumah itu adalah rumah milik pak Alan. Kebetulan saat itu ada mobil yang ingin masuk kedlam rumah Tin.... tin....... Karna dikagetkan suara itu Senja dan Kila terlonjak kaget dan menengok kebelang " Hei minggir gak " ujar laki - laki itu, dengan perlahan Senja dan Kila minggir dan memberi akses jalan kepada mobil itu. Tak berselang lama orang itu keluar dari mobil " Kalian mau apa ?, kenapa didepan rumah aku " ujar laki - laki itu, ya laki - laki itu adalah Alan " Bapak harus tanggung jawab " ujar Senja dengan wajah garangnya " Tanggung jawab dalam apa ? Aku nggak ngapa - ngapain kamu kenapa aku harus tanggung jawab kepada kamu ? " " oke - oke kita masuk kedalam aja ya nggak enal disini dilihatin tetangga, ayo silahkan masuk "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN