BAB 6 Puncak 2

789 Kata
Akhirnya Senja dan Kila sudah sampai di Bogor dan langsung menuju hotel karena mereka sampai sudah tengah malam dan Senja dan Kila melakukan Check In " Akhirnya bisa rebahan juga, Senja tolong pijitin aku dong " pinta Kila sambil merengek " Oke, oke, karena aku teman yang pengertian aku mau mijitin kamu " Setelah selesai mijitin Kila Senja langsung tidur begitupun dengan Kila. Saat pagi Senja dan Kila sudah siap - siap untuk jalan - jalan kepuncak " Kita nanti mau jalan - jalan kemana kil " tanya Senja " Ginama kalo kita pergi ke Hutan pinus ,Menyusuri kanal dengan gondola,Taman Sakura, Kebun Raya Cibodas" "Wah boleh itu disanakan tempat bagus untuk berfoto - foto " ujar Senja dengan antusias Akhirnya Senja dan Kila siap untuk pergi jalan - jalan sekalian melakukan Check Out, karena acaranya setelah selesai jalan - jalan mereka langsung pulang karena besok siang mereka ada bimbingan. Acaranya tempat pertama yang kita datangi adalah Hutan pinus. Selama dihutan pinus mereka melakukan foto - foto dengan berbagai gaya yang menurut mereka nyeleneh ya seperti itulah persahabatan nereka. Karena mereka sudah menghabiskan waktu selama 2 jam dihutan pinus akhirnya mereka pergi keman Sakura, Kebun Raya Cibodas disana kegiatam mereka tidak jauh beda dengan dihutan pinus yaitu dengan berfoto - foto " Kila kita makan dulu yuk aku udah lapernih " ujar Senja sambil memasang wajah memelasnya " Yaudah ayuk aku juga udah lapar, sekalian habis makan siang kita langsung ketempat wisata kita terahir yaitu Menyusuri kanal dengan gondola, gimana kamu mau kan ?" tanya Kila "Oke aku mau kok" jawab Senja "Ngomong - ngomong kita mau makan dimana kil " sambung Senja "Gimana kalo dipingiran jalan aja, gimana kamu mau kan ? " tanya Kila Ya walaupun Kila anak orang kaya tapi dia selalu ber-sikap biasa - biasa saja karena dia tidak mau mendapatkan teman yang buruk, karena sekarang kan banyak ya ngakunya teman tapi saat kita susah mereka menjauh dan saat enak mereka mendekat. Ya seperti itulah pertemanan jika mereka mau berteman dengan pengukura dari materi, tapi tidak semua teman seperti itu ada juga pertemanan yang benar - benar tulus dan sayang seperti gue wkwkwk, yaampun narsis banget aku hahahaha. " Iya aku mau, ayo kita brangkat cacing diperutku udah minta diisi" jawab Senja Akhirnya mereka menemukan makanan yang ada dipinggir jalan setelah berputar - putar mencari makanan yang kami ingin kan dan akhirnya ketemu juga. " Kamu duduk disana dulu ya Kil, biar aku yang pesan " dan dijawab Kila dengan angukan " Pak Sate maranggi 2 porsi ya pak " " Siap " Setelah 10 menit menunggu akhirnya pesenan kami datang " Ini silahkan dinikmati " " Makasih pak " " Selamat makan Senja " " Selamat makan Kila " Akhirnya mereka sudah selesai makan dan sudah melakukan pembayarannya. Saat menuju mobil Senja mendengar orang meminta tolong karena tas - nya dicopet. Karena spontan Senja mengejar pencopet itu untung gue sabuk hitam di ilmu bela diri taekwondo, dengan lihai Senja menghajar pencopet tersebut dan pencopet itu sudah tidak berdaya " Balikin tas- nya cepetan apa kamu mau aku lapor kepolisi " sambil merebut tas itu " Jangan, jangan laporkan saya kekantor polisi, saya terpaksa mencopet karena saya dan anak saya udah tidak makan 1 hari dan istri saya sakit " ujar pencopet itu untuk meminta ampun " Nih saya ada Uang untuk makan bapak dan keluarga bapak, lebih baik bapak mencari kerja yang halal untuk keluarga bapak, masak bapak tega ngasih makan jeluarga bapak dari uang haram, semoga bapak cepat mendapat pekerjaan yang halal ya pak " ujar Senja panjang lebar seperti ustazah yang memberi tauziyah. " Iya neng, makasih untuk bantuannya " ujar bapak itu dengan tulus " Iya pak sama - sama " Setelah bapak itu pergi datanglah ibu pemilik tas tersebut dan Kila " Ini bu tas- nya" " Makasih ya nak " " Sama - sama bu, lain kali hati - hati ya bu, yasudah saya pamit dulu ya bu mau melanjutkan perjalanan " " Iya nak, ohya kalian mau kemana " ujar ibu yang umurnya sekitar 29 tahunan " Mau ke tempat wisata yang ada menyusuri kanal dengan gondola bu " Jawab Kila " wah kebetulan saya juga mau kesana, kita kesana bareng ya sekalian saya yang bayarin karena kalian sudah menolong saya, gimana mau kan " ujar ibu tersebut dengan penuh harap " Boleh bu " jawab Kila dengan semangat Akhirnya mereka sampai ditempat tujuan dan mereka sudah akrab padahal mereka baru kenal, takterasa mereka menghabiskan waktu selama 4 jam untuk jalan jalan dan berfoto - foto. Karena sudah sore akhirnya Senja dan Kila berpamitan dan tukaran nomor hp untuk sulaturahmi . Akhirnya mereka sampai diJakarta sudah malam banget, akhinya senja memutuskan menginap dirumah Kila karena sudah malam .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN