Bab 18 Motor Payung

440 Kata
Sesampainya Senja dirumah dia langsung memasak menu yang sudah dipesan oleh Reno, yaitu sayur sup bakso sama ayam krispi. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 siang Senja memutuskan untuk langsung menjemput Reno dengan sepeda motor karena mobil yang biasanya digunakan untuk antar jemput Reno bannya kempes . Sesampainya disana Senja duduk ditempat tunggu disana juga sudah banyak para orang tua yang mau menjemput anak nya. "Kamu mama nya Reno ya ?" tanya ibu herjilbab syari'i "Betul bu saya ibunya Reno, perkenalkan nama saya Senja bu. kalo ibu?" "Nama saya Zahra mbak" "Salam kenal ya bu, semoga kita bisa menjadi teman " "Iya mbak, ohya kalo dilihat - lihat mbak umurnya masih muda ya" "Iya bu saya baru lulus kuliah" ucap Senja dengan senyum manis "Wah hebat kamu mbak udah jadi the power of emak-emak" ucap Zahra sambil tertawa "Iya bu, ibu juga masih muda kelihatannya" ucap Senja sambil bergurau "Iya mbak umur saya baru 22, saya sebenarnya ibu tiri dari Sasa mbak" ucap Zahra menjelaskan "Tapi ya bu saya sebenarnya bukan ibunya Reno tapi pengasuhnya bu, karena saya tidak terima anak-anak lain mengejek Reno jadi saya bicara kepada ibu anak- anak yang mengejek Reno bahwa saya ibunya Reno gitu mbak ceritanya terus sampai sekarang Reno memanggil saya mama" jelas Senja " Ohh seperti itu ya mbak. Eh itu dia mbak Reno sama Sasa udah pulang mbak" ucap Zahra sambil menunjuk anak yang sedang berlari kearah mereka "Iya mbak" "Mama, Bunda" sapa Reno dan Sasa bersamaan memanggil mamanya masing-masing "Ma, tadi Reno gambar ini"ucap Reno sambil mengeluarkan gambarannya " Ini Reno gambar semut banyak jadi gambarnya titik-titik" julas reno sambil tersenyum lebar "Wahh bagus banget, kamu hebat Reno" ucap Senja sambil mengusap-usap rambut Reno "Makasih mama" "Ayo pulang, mama udah masak pesanan Reno loh" "Ayo mama" sesampainya diparkiran Reno dibuat bingung karena nggak ada Mobil yang biasanya dibuat antar jemput "Mah kok mobilnya nggak ada"sambil garuk-garuk kepalanya "Mama bawa motor, tadi mobilnya bannya kempes jadi mama bawa motor deh " ucap Senja sambil nyengir "Ini helem nya biar aman, ayo naik" sesampainya dirumah dan sudah turun dari motor "Wahh enak ma naik motor, tapi nggak enaknya panas" ucap Reno sambil mengibas-ngibaskan tangannya kewajahnya "Kenapa motor nggak dikasih penutup, kalo dikasih penutup kan enak adem. Aku mau suruh daddy buatin motor yang ada payung nya biar adem kalo naik motor" lanjutnya "Reno mau tau motor yang ada payung nya? " tanya Senja dengan antusias Reno mengangguk"Iya ma Reno mau tau" "Sini mama tunjukin. Tuh motornya pak Ujang penjual papeda keliling hahahaha" ucap Senja sambil terbahak-bahak "Ihh mama, jadi sebel deh aku" ucap Reno merajuk " Yaudah ayo makan " "Iya ma"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN