Part 15 : Konfirmasi

1309 Kata

Suasana di meja paling pojok restoran makanan khas Korea ini tampak canggung sekali, karena aura yang dipancarkan oleh salah seorang di antara kelima manusia yang duduk di meja tersebut. “Udah dong ngeliatinnya jangan gitu amat. Itu mata udah sipit tambah enggak kelihatan!” sindir Juna yang merasa terganggu dengan tatapan adik bungsunya itu. Kenzo dan Cindy menahan tawanya mendengar ucapan Juna barusan. Sementara itu Sean yang menjadi tersangka utama malah melengoskan wajahnya mendengar sindiran abang tertuanya itu. “Tadi Abang sama kak Sherly ngapain aja di dalam ruangan?” Sean mulai menginterogasi Juna dan Sherly. Ia sangat penasaran sekali apa yang akan dijawab oleh abangnya itu. Juna menaikkan sebelah alisnya mendengar pertanyaan adiknya yang terdengar konyol di telinganya. “Menu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN