Permohonan

1136 Kata

Satu bulan setelah permintaan Aqna tempo hari. Aqila tidak mendapat kabar lagi, Aqila pikir mungkin Aqna sudah membaik. Dia selalu berharap yang terbaik untuk sahabatnya itu.  “Bu, ada pesanan gamis ini.” Dian--pegawai baru di butiknya--menunjukkan Gamis yang digantung. “5 pcs.” Dia menunjukan ke lima jari jemarinya di udara. Aqila menurunkan bahunya, helaan napas itu dapat Dian rasakan. Memang semenjak Aqna sakit, dia belum menemukan penggantinya. “Nggak ada ya,” gumamnya. “Iya, Bu. Ini tinggal satu.” Dian kembali merapikan gamis itu.  “Jual yang ada ajalah, aku belum dapat pengganti Aqna,” dengkus Aqila sembari berjalan ke meja kasir.  “Baik, Bu.”  Meninggalkan kesibukan Aqila di butiknya. Mencari penjahit sesuai kriterianya sejak sebulan lalu dan belum mendapatkan pengganti Aqna.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN