Ibadah Terpanjang

1185 Kata

Rumah Aziz dihias dan dibuat meriah. Meski tak mengundang siapapun dia hanya ingin momen ini berkesan untuk Aqna, Zaidan dan juga Zaina.  Fahira dan Gias sudah saling berkenalan, mereka duduk mengapit Zaina. Sementara Aziz, Marini dan Hamdan duduk mengelilingi meja kecil yang dijadikan alas untuk melaksanakan akad.  Aqila tersenyum getir, menghibur diri dengan mengambil beberapa gambar menggunakan kamera ponselnya. Tak ingin ketinggalan Haris ikut melakukannya. “Kita jadi kayak orang bodoh,” kekeh Haris.  “Kamu aja, aku nggak,” Aqila tersenyum miring.  Penghulu memberi aba-aba, menanyakan kesiapan kedua mempelai. Aqna tersenyum tipis. Dia tidak menyangka, di sisa umurnya dia bisa mengabulkan keinginan Zaina. Tak enak hati pada Aqila. Namun, Aqila terus meyakinkannya bahwa dia baik-baik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN