"Nggak! Gue nggak setuju lo kasih tahu Gama! Yang bener aja, Niko! Mana mungkin Gama bakalan terima keadaan Nessa sekarang?! Gue sebagai cewek paham perasaan temen gue!" "Justru kalau lo paham, harusnya lo kasih kesempatan buat Gama tahu keadaan Nessa sebenarnya. Lo nggak kasihan apa dia galauin Nessa mulu." "Nggak, Niko. Sekali nggak ya nggak. Cowok mana sih bakal mengerti penderitaan cewek. Masalahnya bukan sepele. Bukan hal mudah buat dia milih pergi dari orang yang dia sayang! Nessa hamil karena diperkosa! Paham nggak sih lo, Nik?!" Niko terdiam. Niatnya ingin menjawab urung. Kilat matanya menatap satu arah. Anna memutar badan. Hampir saja ulu hatinya menghantam jatuh mendapati Gama berdiri di ambang pintu masuk ruang Senat. Ia kira semua temannya sudah pulang, termasuk Gama. Mema

