“Chef..?” ucap Maira mengernyitkan dahinya. Bara, ia hanya menaikkan kedua bahunya sekilas. “Jadi kamu setiap minggu ke sini?” tanya Bara sambil membantu Maira memasukkan media tanam ke polybag dengan sekop. “Ya. Kurang lebih seperti itu.” Jawab Maira memasukkan media tanam ke polybag yang lain. “Chef kenapa bisa sampai sini? Enggak mungkin ngikutin aku, kan? hehe.” Sambung Maira tanpa menoleh ke arah Bara, masih fokus ke polybag-nya. “Sengaja. Pengen ngelihat kamu.” jawab Bara, namun hanya dalam hati. Bara sekilas menatap Maira, lalu kembali dengan aktivitasnya. “Nemenin Ibu saya.” Jawab Bara. Maira yang sedang menekan-nekan media tanam ke dalam polybag menggunakan tangannya otomatis berhenti. “Nemenin.. Ibunya, Chef?” tanya Maira yang kini menatap Bara. Bara balik menatap Mair

