41. Natural

2571 Kata

"Dibanding Roy, aku lebih muak lihat kamu dekat dengan Arif," ucap Arya setelah mobil berhenti. "Apa karena sikapnya itu?" tanyaku agak ragu. Arya menyandarkan punggungnya. "Dia musuh pertamaku, selama aku hidup." "Musuh?" Aku menatapnya, tapi sayangnya Arya masih menatap lurus ke depan. "Iya. Dulu kamu pernah tanya sama aku, kenapa aku enggak pernah punya teman. Itu gara-gara Arif. Dia yang udah menghancurkan persepsi aku tentang seorang teman." Arya berpaling ke arahku. "Like an angel when in front of us, but turns into a demon when he is behind us." "Tapi dia kelihatan baik," ucapku tak percaya. "Dulu ayahnya bekerja sebagai pegawai pabrik, ibunya penjahit rumahan. Arif memiliki empat adik yang masih kecil-kecil. Karena faktor ekonomi, hampir setiap hari dia pergi sekolah tanpa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN