[Pov Arya] *** Kami sedang berciuman saat itu. Dengan tangan saling bergerilya ke sana ke mari. Hingga kemudian terdengar teriakan di balik pintu. "Bunda! Fia enggak mau tidur sendiri!" Malam kedua, kami gagal lagi. Padahal aku sengaja bangun di tengah malam, lalu meminum kopi yang Dinda buatkan secara diam-diam agar aku tidak mengantuk. Nyatanya, sampai pagi Dinda tidur di kamar Fia. Oh, s**t! *** "Good morning, Big Boss." Aku menengok ke arah sumber suara. "Hai, Jem!" Dia berjalan ke arahku dengan langkah santainya seperti biasa. "Ehem, serius amat." "Ada sesuatu yang penting?" tanyaku dengan tangan yang masih sibuk bergerak di atas keyboard. "Ehem." Aku menoleh. Jeremy menaik turunkan kedua alisnya. "What's up?" Kini aku menyempatkan waktu untuk menatapnya dengan serius

