45. Mencuri Hati Fia

2077 Kata

"Aku ingin menebus kesalahanku yang dulu, padamu dan Alifia. Apa boleh?" ucapnya sambil mengusap pipiku. "Kesalahan apa, Arya? Kamu itu enggak salah apa-apa sama aku. Aku yang salah," sanggahku. "Aku salah. Harusnya waktu itu aku menuruti firasat hatiku buat cari kamu ke Bandung. Tapi ...." Aku mengerjapkan mata. "Aku terlalu mengkhawatirkan perkataan Violetha." "Violetha?" Arya mengangguk. "Aku takut dia mengatakan yang tidak-tidak lagi tentang aku sama Mami." Aku menautkan alis. "Violetha bilang sama Mami, kalau aku enggak becus cari kerja. Kuliah S1 tapi malah kerja jadi pelayan restoran. Dia bilang sama Mami, itu semua gara-gara hubungan kita. Kamu ingat, hari di mana Violetha datang ke restoran?" "Iya, aku ingat." "Hari itu dia ajak aku buat ke New York sama-sama. Karena Om

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN