pulang

2030 Kata

Keysa, Nanda dan Sinta diturunkan dengan selamat. Mendengar suara anaknya pulang, Mama berlari kalang kabut dari ruang tengah dan langsung memeluk putrinya erat-erat. Wanita itu bahkan nyaris menangis. Dia berucap syukur sebesar-besarnya. Keysa kaget akan reaksi Mama. Juga Nizam tercenung akan hal ini. Melihat sekhawatir apa Mama Keysa pada anaknya, rasa bersalah langsung menyelimuti diri Nizam. Teringat bagaimana gadis itu nyaris saja terluka akan tusukan pisau dari Raka. Entah sehisteris apa wanita itu jika sampai anaknya kenapa-kenapa. "Kamu aman kan? Tidak ada yang terluka, kan?" Mama panik dengan membekap pipi Keysa. Lalu tangannya turun untuk mencengkeram kedua lengan gadis itu. Bibir Keysa tersenyum. Lalu menjawab pelan, "Key aman, Mama. Terima kasih ya. Ini juga berkat doa Mama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN