Tiga Puluh Enam

962 Kata

Ajiz menerima surat pengunduran diri Amel. Dan itu sontak membuat Ajiz langsung menghubungi divisi marketing meminta Amel menunggunya. Ajiz berjalan dengan langkah tergesa-gesa, berharap dia bisa punya kesempatan untuk berbicara dan memohon tentang kesempatan keduanya. "Ajiz!" Seira berteriak lantang memanggil namanya. Ajiz menoleh, menatap tajam Seira. Tidak bisakah Seira sedikit profesional demi menghargai dirinya? Ajiz mendengus sebal, kembali berjalan tidak memedulikan seruan Seira.Bukan cinta lagi yang ia rasakan, tapi muak dan benci yang ia rasakan saat melihat Seira. Ajiz berhenti tepat di lantai lima, setengah berlari menuju ruang divisi marketing. Setelah sampai, kabar buruk ia dapatkan. Amelia sudah pergi sepuluh menit yang lalu. Ajiz segera berbalik mengejar Amelia dengan li

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN