"Kamu ngintilin aku dari dulu?" tanya Amelia dengan wajah kakunya. Bagaimana tidak kaku, Amelia khawatir jika Nino mengalami gangguan jiwa. Dia diam-diam mengikutinya? Seperti...Pysico Nino tergelak melihat ekspresi kaku Amelia. "Gue bukan psiko tenang saja. Gue juga nggak punya kepribadian ganda. Cuman gue memang sengaja menutupi perasaan gue sama lo dengan cara buli lo," katanya seolah bisa membaca pikiran Amelia. "Apa kamu bilang?" Amelia kali ini benar-benar buntu. Dia tak bisa memahami maksud dari perkataan Nino. Nino menatap lekat wajah Amelia, tersenyum tipis. "Ya begitu, masalah gue hina lo dulu depan teman-teman gue itu sengaja. Supaya lo nggak ada yang lirik, cukup gue saja yang tertarik sama lo," ujarnya begitu santai. Amelia tercengang, butuh beberapa detik untuk menyerap

