Ajiz menatap ke depan dengan tatapan yang sulit diartikan. Perasaannya saat ini berkecamuk tak menentu. Dia merasa terlalu bodoh dengan kejadian yang menimpa hatinya. Dibodohi sekian lama, sangat memalukan. Kenapa Seira tidak menolaknya saja dulu? Bukann malah menyuruhnya bersama Amelia, membalas perasaan Amelia. Kisahnya seperti lingkaran yang tak menemui ujung, terus berputar. Dia tertipu dengan wajah polos Seira, dia kira memang Seira sangatlah menyayangiAmelia, sampai mengorbankan perasaannya. Namun ternyata, dirinya salah menduga. Semua memang disengaja. Konspirasi yang menakjubkan. Seira sangat pandai mempermainkan perasaannya. Kini, semua percuma. Amelia sudah membencinya. Dia yakin jika Amelia tak akan pernah mau menerimanya lagi. Ditambah Nino yang terus mengambil kesempatan

