Seira melihat Ajiz yang keluar dari lift dengan tergesa-gesa.Seira berjalan cepat untuk menyusul langkah Ajiz. Seira berhasil meraih lengan Ajiz memaksanya untuk berhenti melangkah. "Kamu kok buru-buru?" tanya Seira dengan napas terengah. Ajiz menarik sebelah alisnya berusaha menormalkan mimik wajahnya, yang sebenarnya sedang menyimpan kekhawatiran setelah mendengar kabar dari Mbak Laras tentang Amelia yang mengalami demam.Apa jadinya kalau Seira tahu dirinya mengkhawatirkan Amelia. "Aku mau ke rumah Mbak Laras, jenguk Amel. Aku dapat kabar Amel demam," jawab Ajiz sesantai mungkin. "Amel demam?" dahi Seira mengerut bergumam sendiri. "Tadi pagi, Aku lihat dia baik-baik saja. Dia malah masih nyenyak dengan tidurnya." Seira tahu betul itu. Jujur saja, pada saat mengatakan sudah membang

