Dua minggu lebih kuhabiskan di rumah sakit, sampai bisa bangun dari tempat tidur dan berjalan-jalan ringan. Waktu terasa lama, aku jarang bertemu ibu dan hanya bisa mendengar kabarnya dari Arya, yang entah mengapa jadi jaran memberi kabar. Aku berencana untuk menemuinya segera setelah meninggalkan rumah sakit, tapi dokter mengatakan kalau aku harus tetap melakukan kemoterapi seminggu sekali. Dia mengatakan tidak ada jaminan penyakit kankerku sembuh, semuanya hanya dilakukan demi menunda resiko kesehatan di kemudian hari, yang berarti tetap saja ada kemungkinan penyakit ini memburuk. Aku mengetahuinya, tapi merahasiakannya dari Brian. Aku berterima kasih pada kebaikannya yang seminggu lebih, jadi penolong yang baik dan menjagaku tiap waktu. Sudah banyak kebaikan yang mungkin tidak ak

